Sadis!!!Pabrik Petasan Meledak Di Tanggerang Makan Korban 47 Orang

Kamis 26 Oktober Kemarin nampaknya terjadi sesuatu yang menghebohkan warga Tanggerang dengan suara ledakan yang cukup menggema di Kompleks pergudangan 99 ketika Pabrik Petasan Meledak di Tanggerang ini meledak.

Ledakan yang terjadi pada pagi hari tanggal 26 Oktober ini membuat warga di sekitar panik ketika mendengar suara ledakan dan asap hitam pekat yang bahkan sampai melambung tinggi di udara. Ledakan ini ternyata terjadi di Pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses yang berada di daerah Tanggerang. Berdasarkan sejumlah saksi di sekitar tempat itu setelah Pabrik Petasan Meledak ini nampaknya bangunan nya pun langsung ambruk ke tanah hingga meratakan bangunan dan tak hanya bangunan pabrik petasan ini ternyata kobaran api juga merambat hingga gedung yang tak jauh dari tempat itu yaitu gedung SMP 1 Kosambi.

Hasil gambar untuk pabrik petasan meledak

Pemadam kebakaran yang sudah datang sekitar satu setengah jam setelah pabrik ini terbakar nampaknya juga tidak begitu menghasilkan hasil yang baik karena para pemadam tidak dapat memadamkan bangunan tersebut dari dalam karena bagian pintu utama pabrik yang terkunci. Komandan Pemadam Kebakaran Tanggerang yang bernama Darda Khadafi Menjelaskan keadaan lokasi nya yang tembok gudang nya tampak sudah di jebol oleh warga pada pukul 10.30 .

BACA JUGA : Video Porno Hanna Anisa Yang Di Sangka Mahasiswa UI Jadi Viral !!!

“Waktu kami datang, beberapa sudah diselamatkan oleh warga yang membobol tembok. Tidak semua, yang lain terjebak di dalam,” kata Darda sang komandan Pemadam Kebakaran.

Namun aksi penyelamatan di kejadian Pabrik Petasan Meledak ini nampaknya kurang membuahkan hasil karena ketika pemadam sudah berhasil masuk nampak banyak tumpukan korban yang sudah tidak bernyawa. Darda menduga bahwa korban tak dapat menemukan akses keluar karena pintu utamanya yang terkunci dan petugas pemadam juga baru selesai memadamkan kobaran api ketika waktu sudah menunjukan pukul 12.00 WIB.

Hasil gambar untuk pabrik petasan meledak
Korban langsung di bawa ke RSUD Tanggerang setelah kebakaran selesai di tangani

Pabrik yang memiliki jumlah karyawan 103 orang ini nampaknya telah menewaskan 47 korban dan membuat 46 orang karyawannya mengalami luka luka yang cukup parah dan sementara 10 karyawan lainnya yang ada di perusahaan ini nampaknya belum di ketahui keadaan pastinya.  Setelah kejadian ini Korban yang tewas nampaknya langsung di bawa ke RSUD Tanggerang.

BACA JUGA : Ahok Berhasil Buat Anies Sandi Tak Berkutik Dengang Peraturan Yang Di Buatnya

Hal ini merupakan kejadian yang sangat di sayangkan oleh warga karena warga kecewa dengan sikap pemadam kebakaran yang sangat  telat datang untuk memadamkan kebakaran di pabrik petasan ini. Tampak pemadam kebakaran datang setelah 2 jam kebakaran terjadi kata seorang warga. Dan warga juga tidak di perbolehkan membantu karena banyak polisi yang sudah datang melarang warga untuk mendekati pabrik karena kondisinya yang semakin parah dengan kobaran api yang semakin besar. Namun warga tetap mencoba menjebol tembok dan akhirnya berhasil menyelamatkan 20 orang setelah

BACA JUGA : Dilarang Masuk AS , Panglima TNI Di Bantu DPR Selesaikan Masalah

Iwan (35), warga yang keluarganya diduga menjadi korban kebakaran pabrik petasan di Kosambi, Tangerang, menyatakan mobil pemadam kebakaran (damkar) baru tiba di lokasi setelah dua jam kebakaran berlangsung.”Kebakaran jam 09.00. (Mobil damkar) baru datang setelah jam 11.00 ke atas-lah,” kata Iwan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (26/10).

Hasil gambar untuk pabrik petasan meledak
Keadaan pabrik usai kebakaran selesai di padamkan

Pabrik ini memang bukan perusahaan yang sudah berdiri sejak lama melainkan pabrik yang baru saja berdiri 2 bulan terakhir ini.  PT Panca Buana Cahaya Sukses ini di miliki oleh seseorang yang bernama Indra Liyono yang berumur 40 tahun menurut seorang warga. Dan nampaknya Indra sendiri juga sedang tidak berada di Indonesia saat kejadian ini terjadi dan sedang berada di Malaysia. Polisi juga sedang menunggu Indra untuk pulang ke tanah air untuk di mintai keterangan atas kejadian Pabrik Petasan Meledak di Tanggerang ini.

Pabrik ini juga sebenarnya merupakan gudang saja pada awal tahun 2015 namun nampaknya pada tahun 2016 pemiliknya meminta untuk melakukan manufaktur dan mendapatkan izin industrinya dan kemudian tahun 2017 ini izin pabriknya juga sudah di perpanjangan.

Berita Lainnya

Leave a Comment