PBB Masih Pertimbangkan Keputusan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Berita Terkini Internasional – Keputusan Donald Trump sang Presiden Amerika Serikat yang baru baru ini mengangkat Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel memang telah menyangkut protes dari berbagai kalangan yang membuat PBB pun harus bergerak atas perbuatannya ini. Keputusannya ini di anggap keputusan yang tidak mewakili sikap Amerika Serikat, Jika di lihat ini memang sikap keputusan personal dari Donald Trump sendiri yang telah mengakuisisi Yerusalem sebagai ibu kota baru Israel.

Resolusi PBB Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel
Google telah menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Bahkan jika anda melakukan pencarian di mesin pencari Google kamu bisa melihat bahwa Ibukota Israel sekarang ini memang sudah benar benar berubah menjadi Yerusalem. Dan ini lah yang membuat banyak pertentangan dari berbagai pihak atas keputusan hal ini.

Mengenai hal ini PBB juga mulai mengeluarkan suara untuk pendapat Trump ini. Dewan PBB berencana akan mengadakan rancangan resolusi terhadap pengumuman keputusan tersebut. Rencananya resolusi ini juga akan di adakan setelah data data yang di dapat setelah keputusan trump tersebut sudah mencapai 2 minggu.

Resolusi PBB Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Berdasarkan perkembangan ini pun Al Jazeera yang merupakan ibu kota Qatar sangat kecewa akan keputusan Trump. Mereka trus menerus memberikan kritik terhadap keputsan trump ini dan berharap status Yerusalem masih dapat di ubah. Menurut laporan dari Koresponden Al Jazeera Mike Hanna yang di berikan ke Markas PBB yang berada di New York ini Bahwa “Negara negara lain seperti Inggris dan Mesir mencoba bersikap senetral mungkin untuk mencegah Amerika Membatalkan keputusan PBB untuk meresolusi status Israel.”

Delegasi PBB di Palestina juga sangat menyeseali perbuatan nya ini untuk menganggap Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel bahkan mereka meggaris bawahi beberapa peraturan hukum yang sudah tertulis dalam dewan keamanan PBB bahwa “Bahwa setiap keputusan dan tindakan yang dimaksudkan untuk mengubah, karakter, status atau komposisi demografis Kota Suci Yerusalem tidak memiliki efek hukum, tidak berlaku dan harus dibatalkan sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan yang relevan”.

Perkembangan sejarah Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel
Sejarah Perkembangan Konflik Yerusalem , SUMBER: http://www.moneycontrol.com

 Karena peraturan ini pula kemungkinan resolusi Israel masih bisa di ubah, Namun ini juga merupakan sebuah keputusan bersama oleh seluruh dewan keamanan PBB terutama para anggota tetap PBB yaitu China, Prancis, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat dan 10 anggota tidak tetap lainnya. Jika seluruh negara ini memberikan keputusan hak veto atas keputusan Amerika ini maka resolusi ini dapat berjalan dengan mudah tanpa halangan. Namun jika Amerika masih bersikeras untuk meneruskan rencananya maka keputusan ini juga masih blum pasti karena jika Amerika mengeluarkan Hak veto pembatalan keputusan resolusi PBB ini akan membuat pertimbagan semakin sulit untuk di putuskan.

Sekian Berita Terkini Internasional Berita satu 24 Baca Juga :

Berita Lainnya

Leave a Comment