Korut Korsel Berdamai Setelah 73 Tahun, Ketegangan Amerika Kembali Memanas !!!

Korut Korsel Berdamai Setelah 73 Tahun

Berita Terkini Beritasatu 24 – Setelah 73 Tahun tepatnya sejak pembagian wilayah Korea yang terbelah dua menjadi Korea Selatan dan Korea Utara pada tahun 1945, akhirnya kabar baik bahwa kedua negara ini korut korsel berdamai kembali. Negara yang bersaudara ini kembali berdamai dimana seruan Moon Jae In selaku Presiden Korea Selatan yang menginginkan perdamaian dengan negara saudaranya ini telah di dengar oleh Kim Jong Un yang merupakan pemimpin Korea Selatan. Tepatnya pada tanggal 10 Januari kemarin Korea Selatan menggelar sebuah konfrensi press untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tentang hal yang telah menjadi pemberitaan besar di berbagai belahan dunia.

Sebuah pertanyaan berat juga di luncurkan kepada presiden Moon tentang tanggapanya dengan Program persenjataan Nuklir Korea Utara yang berkembang dengan sangat pesat. Hal ini juga telah menjadi sebuah ketegangan sendiri oleh korea selatan dan korea utara yang bahkan baru 10 hari lalu Korut telah memberikan pidato tahun baru yang memastikan kekuasaanya sebagai salah satu pemimpin persenjataan dunia.

“Republik kita sekarang sudah berada di saatnya, dimana kita memiliki sebuah persenjataan terkuat dan paling bisa di andalkan dalam mencegah perang, dengan tidak adanya daya yang dapat menghentikan” Pidato Presiden Kim Jong Un

Namun berkat pidato ini juga pihak Korea Selatan ingin kembali berdamai dengan negara Korut ini. Karena dalam pidato selanjutnya Kim menyatakan negaranya yang ingin mengikuti olimpiade Pyeongchang yang akan di gelar di Korea selatan. Menyambut semangat Korut yang mulai memberikan sinyal hijau ini akhirnya Korsel juga membuat sebuah jalan untuk korut korsel berdamai yaitu dengan menerima penawaran untuk memperbolehkan korut mengikuti olimpiade ini. Dan pada selasa kemarin 9 Januari 2018 akhirnya Korut dan korsel bertemu setelah 2 tahun perselisihan dan akhirnya menyelesaikan perselisihannya ini.

BACA JUGA : Setelah Penangkapan Fredrich Yunadi Akhirnya Buka Suara Juga

Di dalam sejarah Korea Utara memang di kenal tidak pernah mau menyerah dengan paksaan dan hanya diplomasi berkelanjutan yang telah membawa rezim ini ingin kembali berunding. Setelah ketegangan antara Korut, Korsel, dan Amerika ini sangat memanas antara ketiga belah pihak di kaitkan dengan rudal nuklir ICBM yang di percaya dapat menjadi rudal lintas benua yang mampu mencapai AS. Namun setelah beberapa bulan berlalu dari aksi tersebut akhirnya ketegangan kembali mereda namun dengan perdamaian ini Korea Utara juga tidak berarti ingin memberhentikan projek nuklirnya. Dan nampaknya Amerika terutama Trump juga belum  bisa menyelesaikan ketegangannya dengan Korea Selatan.

Donald Trump juga terlihat memberikan komentarnya melalui Twitternya pada 4 Januari yang lalu “apakah ada yang benar-benar percaya bahwa pembicaraan dan dialog akan berlangsung antara Korea Utara dan Korea Selatan sekarang jika saya tidak tegas, kuat dan bersedia melakukan ‘kehendak’ total kita terhadap Korea Utara. “

BACA JUGA : 5 Perusahaan Komik Amerika Terbaik Yang Sukses Di Pasaran Dunia

Dan hasil konfrensi internasional keamanan di amerika juga telah memberikan sebuah kabar yang tidak baik dimana terdengar bahwa para Militer Ahli Amerika berencana untuk menyerang Korea Utara. Namun walaupun ketegangan antara Trump dan Jong Un ini nampaknya Moon Jae juga mengambil untung sendiri untuk berdamai dengan Korea Utara.

Nah semoga karena Korut Korsel Berdamai, Kehidupan korut juga akan kembali menjadi negara yang damai dan tidak melanjutkan militer nuklirnya. Sekian berita terkini dan jangan lupa lihat juga berita terkini dan info unik lainnya yang tentunya paling update dan terpercaya.

Berita Lainnya

Leave a Comment