Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah

Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah

Beritasatu24 berita terkini – Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah  Gerak indeks harga saham gabungan IHSG masih akan lanjutkan pelemahan. Akan tetapi, tekanan IHSG terbatas.  Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menutarkan, IHSG tepi sentimen positif, Apa lagi tekanan eksternal lebih mendominasi pergerakan IHSG. Minimnya sentimen positif dan domestik serta meningkatnya serta meningkatnya Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah  sentiman negatif dan eksternal seperti misalnya perang dang antara AS dengan Tiongkok, krisis finansial Turki, Venezuela dan Argentina membuat IHSG sulit merangkak naik, tutur Nafan Aji .

Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah

Lantas Beliau nemabahkan, sentimen prospel kenaikan suku bunga the Federal Reserve atau bank sentral AD menyebabkan para pelaku pasar lebih cenderung. Sementara itu, Analis PT KResna Sekuritas, Wiliam Mahmudi menuturkan, IHSG berpotensi menguat secara teknikal, Namun,Jika IHSG melemah kemungkinan sudah terbatas. IHSG sudah dekat level support 5.550. ujar dia.

Fund Manager PT Valbury Capital Managament Suryo Narpati, menuturkan faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)  menjadi kekahawatiran untuk pergerakan.
Saya rasa analis pasti akan senanda, rupiah yang nyaris menyentuhkan level psikologis Rp 15.000 Akan menjadi salah satu pemicu kekhawatiran ivestor di Bursa Efek Indonesia, ujar dia.

Beralih ke rekomendasi saham, Nafan Aji menyarankan saham PT Bank Mandiri TBK (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Erajaya swasembada Tbk (ERAA), dan juga PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Sedangkan Suryo memilih saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Jasa Marga ( Persero ) Tbk (JSMR) serta PT Adaro Energy TBk (ADRO)

Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah

Sebelum, Laju INdeks Hargaa Saham Gabungan IHSG tak mampu keluar dari zona merah pada pergangan saham Rabu pekan ini, Sentimen nilai tukar rupiah pengaruhi Laju IHSG. Pada penutupan perdagangan saham IHSG melemah 22,180 pin atau 3,76 persen ke posisi 5.683,50. Indeks saham LQ45 merosot 4.41 persen ke posisi 890,53. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Sebanyak 411 saham melemah sehingga menekan IHSG. Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah  32 saham yang terkuat dan 52 diam di tempat IHSG sempat berada di level tertinggi 5.868,77 dan  terendah 5.621,60. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 427.160 kali dengan volume perdagangan saham 10,5 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun, Investor asing jual saham Rp 892,64 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.926

10 sektor saham kompak tertekan Sektor saham barang konsumsi melemah 4.17 persen dan catakan penuruan terbesar, DIsusul sektor saham manufaktur tergelincir 4,08 persen dan sektor saham infastruktur merosot 3,87 persen.

Baca Selengkapnya : Deepfakes Konten Porno Yang Dapat Menjiplak Wajah Orang Lain !!!

Saham – saham yang menguat antara lain saham saham AKSI menguat 24,44 persen ke posisi 840 per saham, saham SHID melonkak 21, 74 persen ke posisi 2,800 persaham dan saham DART menanjak 19, 05 persen ke posisi 250 persaham

Sedangkan saham saham uang tertekan antara lain saham RIGS melemah 21,23 persen ke posisi 282 per saham, saham ATIC merosot 17,46 persen ke posisi 780 persaham dan saham turun 16 persen ke posisi 168 per saham.

Analis PT Kersna Securities, Wiliam Mahmudi Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah menuturkan secara teknikal, IHSG belum berhasil ke posisi 6.100 Hal itu mendorongkan IHSG bergerak sideway, IHSG pun menguji level support 5.600. Hal itu di dorong sentimen global, emerging market memang koreksi, ujar dia.

Saham IHSG Pilihan Ini Akan Melemah menambahkan sentimen pernguatan dolar Amerika Serikat terharap rupiah membuat IHSG lesu, ia juga menilai, tekanan IHSG masih batas wajar, puncak tekanan jual itu di Agustus dan September, saat beliau di hubungi salah satu oleh orang.

Dominoqq

Berita Lainnya

Leave a Comment