DKI Resmi Bangun Pengelolaan Sampah di Sunter 20 Desember 2018

Berita terkini – Hari ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meresmikan Intermediate Treatment Facility (ITF) dikawasan Sunter oleh wagub Sandiaga Uno.

Rencananya pembangunan ITF Sunter ini akan memakan waktu tiga tahun baru bisa di operasikan. “Pebamngunan butuh tiga tahun, tiga tahun ini dari status perizinan sampai konstruksi. Jadi bisa kita langsung operasikan. Jadi kalau ini 2018, tiga tahun kemudiannya sekitar 2021,” Ujar Asep Kuswanto.

Proyek pembangunan ITF dimulai pada saat groundbreaking pertama alias peletakan batu dimana akan dilaksanakan pada 20 desember mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji menyatkan pihaknya telah melakukan rapat mengenai koordinasi pelaksanaan groundbreaking.

Nantinya ITF akan dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang bekerja sama dengan perusahaan publik yang bermarkas di Finlandia, Fortum Power and Heat Oy.

Isnawa Adji mengungkapkan sebelum proses groundbreaking dapat terealisasi harus dilakukan kajian analisis dampak lingkungan (amdal) terlebih dahulu. Sampai saat ini, kajian amdal masih dalam proses.

Nantinya ITE akan menampung hingga 2.200 ton dari 7.000 ton sampah DKI Jakarta perhari. Untuk pembangunan ITE sendiri dapat menghasilkan listrik di 35 megawatt.

“Rata-rata paling cepat dua tahun tergantung kapasitasi lainnya. Memang lebih teknisnya ada di Jakpro dengan rencan menghasilkan listrik di 35 megawatt.” ucap Isnawa.

ITF sunter diharapkan mengurangi beban kerja Tempat Pengolahan |Sampah Terpadu (TPST) Bandar Gebang dan dapat mengatasi kemuungkinan penimbunan sampah di ibukota.

 

Berita Lainnya

Leave a Comment